Saturday, 31 October 2015

Gramedia, Yang Harus Dikunjungi Setiap Liburan

Gramedia Central Park // sumber


Happy Halloween!

Walaupun di Indonesia perayaan Halloween tidak dijadikan hari libur panjang, tulisanku kali ini tidak masalah kan kalau membahas soal destinasi wisata?


Sedari kecil aku sudah sering berwisata. Kebanyakan ya karena ikut serta dinas luar kota ayah. Dari yang di sekitar pulau Jawa hingga di pulau Kalimantan, Bali, dan Lombok. Setiap orang pasti akan merekomendasikan tempat wisata yang paling termasyur di kota itu, entah itu pantainya atau destinasi yang harus dikunjungi. Tapi tidak dengan aku dan ayahku. Ayah punya destinasi wisata sendiri:




Di keluraga kami, sudah bukan rahasia jika ayah selalu menanyakan dimana letak Toko Buku Gramedia di kota yang disinggahinya. Sebelum atau sesudah urusan bisnisnya selesai, ayah menyempatkan diri (yang lebih ke arah bersifat "wajib") untuk bermain sejenak di Toko Buku Gramedia. Tentu, aku pun hanya mengekor. Tetapi dari mengekor itu tadi, ternyata kebiasaan berkunjung ke Toko Buku Gramedia menjadi suatu kebiasaan yang melekat. 

Ketika berada di Toko Buku Gramedia, ayah tidak pernah khawatir aku akan hilang, sebab ayah tahu, aku pasti akan menuju rak buku anak-anak dan menenggelamkan diriku mengagumi koleksi yang ada disana sembari menerawang buku-buku apa saja yang sekiranya bisa aku bawa pulang. Kalau ayah sudah puas berjalan berkeliling toko, ayah tinggal mencari ku di bagian buku anak dan menawarkan jikalau ada buku yang ingin aku beli. 

Cerita petualangan ayah dan aku mampir ke Gramedia sangat beragam. Suatu hari keluarga kami merayakan lebaran di kampung halaman ibu, di Jakarta. Ayah yang sudah khatam berkeliling gerai Toko Buku Gramedia semasa masih kuliah di Universitas Indonesia dahulu tiba-tiba mengajakku ke Pasar Baru. Katanya ingin bernostalgia. Namun sebenarnya aku tahu, ayah hanya ingin bertandang ke Toko Buku Gramedia yang ada di Pasar Baru.

Perjalanan kami menggunakan angkutan umum (& jujur aku menikmatinya!). Tiba di Toko Buku Gramedia, seperti biasa, kami terpencar ke rak masing-masing. Meskipun ujung-ujungnya kami tidak membeli buku, tetapi perasaan senang itu ada. Ayah sambil bertanya, "kamu masih ingat dulu Gramedia Pasar Baru ini seperti apa?". Apa daya ingatanku yang sangat lemah ini hanya bisa menjawab dengan gelengan kepala. Ayah pun bercerita sambil kami berjalan keluar area Pasar Baru menuju halte bus kota. Aku kira kami akan kembali pulang ke rumah, nyatanya, ayah mengajakku ke Toko Buku Gramedia yang ada di Matraman. "Ayah belum tahu rupanya setelah dibenahi besar-besaran. Katanya sih jadi makin luas". 

Benar saja. Ketika kami turun dari bus dan berada di seberang gedung Toko Buku Gramedia Matraman, I jaw dropped! Aku melongo melihat gedungnya sudah tingkat 3. Masuk ke dalam gedung pun perasaan sangat senang. Yah, kurang lebih seperti seorang anak masuk ke dalam Diseyland. 

Berada di dalam Toko Buku Gramedia Matraman membuat kami bisa lupa waktu saking betahnya. Tahu-tahu, ibu sudah menelpon, mengapa kami belum juga tiba di rumah.

Sama halnya ketika aku berkesempatan magang di Perpustakaan Kementrian Pendidikan Nasional RI tahun lalu. Keluarga besar ibu yang tinggal di Jakarta dengan senang hati mau mengantarkan dan menemaniku pelesir ke Toko Buku Gramedia. Dari yang paling dekat, Toko Buku Gramedia Senayan City hingga merekomendasikan untuk mampir ke Toko Buku Gramedia di Pondok Indah Mall (karena koleksi buku impornya banyak).

Kalau tidak sedang dinas di luar kota, ayah juga menyempatkan diri minimal seminggu sekali berkunjung ke Toko Buku Gramedia. Bagi beliau, Toko Buku Gramedia adalah tempat yang menyenangkan untuk update informasi apa saja yang tengah ramai diperbincangkan. Kami tinggal di Surabaya dan di sini ada beberapa gerai Toko Buku Gramedia. Bisa dibayangkan, setiap minggu kami bisa berkunjung ke gerai yang berbeda. Kami tahu, isi koleksi antargerai tidak jauh berbeda. Tetapi perasaan menyenangkan berada di dalam toko buku ini terlalu adiktif.

Bahkan, hanya sekedar bermain-main di Kota Malang saja, kami menyempatkan diri untuk mampir ke Toko Buku Gramedia. Pokoknya harus. Toko Buku Gramedia bukan lagi sekedar sebuah toko buku bagiku dan ayah. Ia seperti destinasi wajib setiap kali liburan.

tulisan ini diikutkan Gramedia Blogger Competition periode Oktober 2015

No comments:

Post a Comment