Monday, 15 December 2014

Keizoku 2: SPEC -- A Quick Review

via Tumblr


Keizoku 2: SPEC
Sutradara: Yukihiko Tsutsumi, Natsuki Imai, Fuminori Kaneko
Genre: Misteri
Episode: 10
Tayang: Oktober - Desember 2010
Pemain: Erika Toda, Ryo Kase, Ryonosuke Kamiki, Raita Ryu, Saki Fukuda, Yu Shirota

----

Tulisan ini dibuat sesaat setelah menjalankan maraton 1 musim yang berisi 10 episode dengan durasi masing-masing selama 45 menit. Dan seperti apa yang tertulus pada judul, postingan ini bersifat quick review. Semoga informatif!

SPEC merupakan sekuel dari dorama tahun 1999 yang berjudul Keizoku. Oleh karena itu, beberapa ada yang mengenalnya dengan sebutan Keizoku 2, namun juga memiliki nama panggung SPEC. Jeda antara yang pertama dengan yang kedua cukup jauh, karena SPEC ditayangkan pada tahun 2010. Aku sendiri belum menonton Keizoku sehingga aku tidak bisa memberikan pendapat apakah sekuelnya ini memiliki hubungan dengan yang sebelumnya atau tidak.

Dikisahkan suatu unit dalam kepolisian yang berada pada status hidup segan mati tak mau, membuat Takeru Sebumi merasa hidupnya benar-benar kacau. Dikelilingi oleh detektif perempuan jenius, Saya Touma dan atasan yang punya hubungan gelap, Kotaro Nonomura, dirinya seakan sudah tidak dianggap lagi sebagai seorang polisi. Namun suatu hari, seorang klien, pengusaha super kaya raya, datang meminta unit ini untuk memecahkan suatu masalah. Tentu saja, karena mereka yang sama sekali tidak diperhitungkan menjadi tim detektif, didatangi oleh klien milyarder, mereka menyanggupi untuk menangani kasus tersebut. Dan tanpa mereka ketahui, memecahkan kasus itu baru saja permulaan dari keseluruhan hidup mereka yang mulai serba tidak aman.

via Tumblr
Aku mendapatkan dorama ini berkat temanku, Rifda, dengan baik hati mau memberi salinannya. Yah, walaupun itu juga karena aku yang minta. Semenjak aku menonton installment Rurouni Kenshin, aku jadi penasaran dengan akting Ryonosuke Kamiki. Dan voila! Rifda merekomendasikanku untuk menonton SPEC.

Awalnya aku tidak tahu bakal bercerita tentang apa ini. Jadi, dengan tanpa memasang ekspektasi apapun aku mulai menonton. Tidak aku sangka, salah seorang pemeran wanitanya adalah Erika Toda (juga bermain untuk film Death Note sebagai Misa Amane). Menurutku, dalam dorama ini, dia bisa menjadi sosok polisi jenius dengan tingkah lakunya yang serba aneh bin absurd. Lawan mainnya, Kase Ryo,  malah baru aku lihat aksinya di dorama tersebut dan bagiku, aktingnya juga tidak buruk.

Kalau kamu sudah pernah menonton dorama TRICK dan Galileo atau Mr. Brain, aku rasa kamu tidak akan merasa keheranan atau menilai dorama ini sebagai dorama yang biasa saja. SPEC memadukan unsur magis dan mistis dengan sesuatu berbau penegakkan hukum. Pasti kebayang dong mana mungkin ada polisi yang percaya akan kasus pembunuhan menggunakan kekuatan magis. Alih-alih diselesaikan dengan cara yang metodis, Erika Toda sebagai Saya Touma punya cara yang unik untuk menghubungkan bagaimana bukti-bukti real yang sudah mereka kumpulkan dijadikan bukti untuk mencari tahu dan menangkap si pelaku kejahatan. Kenapa aku mengaitkan dengan Galileo? Pasti tahu kan bagaimana Yukawa-sensei tiba-tiba menemukan hitungan fisika dan menuliskannya di media apapun yang berada dekat dengan jangkauannya? Touma tidak jauh berbeda. Kalau Yukawa-sensei mencorat-coret properti orang lain, Saya Touma malah memenuhi ruang kerjanya dengan sobekan kertas hasil kaligrafinya.

via tumblr

Bagian yang menarik dari film ini adalah bumbu humornya yang kamu tidak akan menyangka bakal dimunculkan pada momen-momen yang kelewat serius. Aku saja tidak jarang tiba-tiba nyembur tertawa saking terkejutnya dengan komedi yang ada dalam dorama ini. Meskipun begitu, SPEC tetap memberikan kesan thrilling dan misteri yang membuat penonton jadi semakin gregetan dengan jalan ceritanya. Tapi sayang, sampai episode terakhir pun, aku masih punya pertanyaan terkait beberapa kejadian selama dorama tersebut.

Namun yang benar-benar tidak aku duga adalah endingnya! Selama dorama, penonton seakan diajak untuk mempercayai satu per satu pihak yang dekat dengan para tokoh utama, tapi semakin lama, seakan-akan rekan pun juga tidak bisa dipercayai karena mungkin saja dia yang akan membunuhmu. Penonton sengaja dibuat bingung terlebih dahulu, dan pada episode finale dibuat kaget (iya, kaget dan merasa ngeri di saat bersamaan). Asik!

Menonton SPEC, jangan sekali-kali mengharapkan suatu yang logis seperti ketika menonton serial NCIS atau Law and Order. Bukan. Dorama ini lebih banyak menggunakan ide-ide fiksi sains kemudian mendudukkannya pada hukum di masa sekarang ini. Kalau kamu menyetel ekspektasimu untuk mendapatkan hiburan, maka kamu tidak akan kecewa. Karena dorama ini memang cukup menghibur (dan jangan lupakan ketampanan Ryonosuke Kamiki dan Yu Shirota!)

1 comment:

  1. Ada sekuelnya? Aku nonton yang pertama tahun 2003. :)

    Mau nonton juga deh yang ini

    ReplyDelete