Friday, 19 September 2014

5 Tools to Make Essay

sumber: Tumblr

Halo! Bagaimana dengan semester baru kalian, wahai para mahasiswa (mau yang baru atau yang abadi sama saja lah ya). Aku kali ini ingin berbagi tips "peralatan" apa saja yang bisa membantu kalian dalam proses menulis esai. Apalagi yang kuliahnya seperti aku, mempelajari ilmu sosial tidak bisa tidak mengerjakan esai dalam waktu seminggu. Belajar dari pengalamanku selama ini (iya, aku sudah tua) ditambah sempat membantu dosen di dalam kelas & mengoreksi esai, aku pun menganalisis beberapa kekurangan plus kesalahan yang sering terjadi. Sebut saja, penulisan itu sendiri. Baik dari segi ejaan hingga melakukan pengutipan. Gemas? Iya! Karena bagiku, sedari SD hingga SMA semua anak pasti mendapat pelajaran Bahasa Indonesia, bukan? Ditambah mungkin beberapa dari kalian di jenjang perkuliahan juga mendapat mata kuliah seperti Teknik Penulisan Ilmiah. Tujuannya apa sih? Supaya ketika nantinya menulis skripsi atau artikel ilmiah, sebagai (minimal) lulusan S1 tidak memalukan hanya karena tata cara menulis yang kurang benar. Asumsiku, setiap mahasiswa bisa menulis sesuai ejaan. 

Ahya karena ini adalah tips dariku, mungkin tidak 100% bisa berlaku pada kehidupan teman-teman sekalian. Kalau ada yang mau menambahkan informasi, monggo! Mari disimiak beberapa tips berikut:

1. Kamus Besar Bahasa Indonesia
Mengapa? Ya karena kita bersekolah di Indonesia, maka penulisan esai juga harus benar menurut Ejaan Yang Disempurnakan alias EYD. Jujur, aku paling sebal jika ada penulisan yang tidak sesuai. Rasanya ingin nabok pakai KBBI fisik itu sendiri. Apakah kamu harus punya? Tidak perlu. Perpustakaan kampus pasti punya. Kalau malas mengerjakan di kampus, coba deh masuk ke KBBI Dalam Jaringan (KBBI Daring). Mudah dan gratis! Masih menyangkal kalau kamu tidak tahu bagaimana ejaan yang benar?



2. Kamus Bahasa Inggris
Sedikit banyak membantu dalam pengerjaan esai, terutama kalau kalian menggunakan referensi yang berbahasa Inggris. Syukurlah, ada yang namanya Google Translate yang setia membantu siapapun dimanapun. Tapi aku sarankan untuk juga punya kamus fisik yang sesungguhnya ya. Terserah bisa gunakan yang mana saja. Karena kalau hanya bergantung dari Google Translate, yang ada terjemahannya malah tidak sesuai dengan kontennya. Jadi, jangan asal copy paste.



Sudah tau mengenai salah satu "anak" fitur dari Google? Juga dikenal dengan sebutan Google Cendekia di Indonesia. Gunanya ialah untuk mencari artikel ilmiah atau tulisan-tulisan ilmiah yang bisa kalian jadikan materi pendukung untuk esai. Memangnya tidak bisa ya kalau hanya dari Google? Bisa kok, namun tidak dalam dan rinci. Kalau sekedar dari Google hasil pencariannya juga masih sangat banyak dan aku yakin kalian masih sulit menemukan apa yang kalian cari. Berbeda dengan Scholar Google yang mengkhususkan melakukan pencarian berdasarkan tingkat keilmiahan suatu tulisan. Malah kalau mencari dari Scholar Google, kalian bisa saja mendapatkan referensi secara gratis yang bisa diunduh. Enaknya lagi adalah, kalian bisa juga langsung menyalin cara penulisan referensinya! Klik pada "kutip" atau "cite" dan kemudian kalian tinggal pilih saja mau tipe penulisan seperti apa. Ini sih sangat membantu sekali bukan?

tampilan jika kalian memilih "kutip" atau "cite"




Kalian tahu Perpustakaan Nasional Republik Indonesia? Sebagai salah satu penopang kehidupan keilmuan di Indonesia, PNRI ini juga menyediakan beragam jurnal ilmiah internasional secara gratis loh! Dan aku yakin, sangat membantu dalam penulisan esai. Caranya, masuk saja ke situs web E-Resources PNRI dan masukan saja nomor anggota & password. Belum jadi anggota PNRI? Tidak perlu jauh-jauh ke Salemba kok. Cukup dari dunia maya kalau sebatas hanya ingin mendapatkan akses jurnal. Masuk ke situs pembuatan Keanggotaan. Tidak perlu melakukan tahapan yang mewajibkan ke lokasi PNRI. Begitu terdaftar, kalian akan mendapatkan nomor anggota yang bisa digunakan untuk menelusur jurnal ilmiah yang dilanggan oleh PNRI. Namun aku sarankan, apabila sempat ke PNRI, minta untuk cetak nomor anggota menjadi kartu sehingga kalian juga bisa melakukan peminjaman buku. Seru kan?



Nah, ini yang terakhir. Seperti yang aku jelaskan di atas, kesalahan umum yang sering dilakukan oleh mahasiswa adalah dalam penulisan referensi. Padahal mereka sudah diajari dan diberi buku panduan (kalau aku sih begitu). Memang, ini tool yang agak tricky karena hanya memasukkan data primer dari buku dan penulisan referensi yang benar pun sudah jadi untuk bisa disalin ke halaman esai kalian. Langsung akses saja situs webnya dan pilih darimana sumber yang kalian pakai untuk esai, apakah itu buku, artikel jurnal, dan macam-macam format lainnya. Kalian juga bisa memilih mau menggunakan tipe tulisan apa, ada APA, MLA dan masih banyak lagi. Sungguh mudah bukan?

pilih darimana kalian mendapatkan kutipan, lalu masukkan data primer sumber tersebut


---

Itu tadi 5 perangkat perang yang aku gunakan terus selama aku membuat esai dan tulisan ilmiah lainnya. Namun, bukan berarti aku tidak berpikir keras. Ingat, yang aku tulis disini hanyalah sebatas alat yang membantu, bukan untuk menyalin hasil kerja orang lain. Tetap saja, orisinalitas merupakan hal yang lebih dihargai ketimbang tulisan yang 100% benar ejaan tetapi ide hasil curian. Jika ada yang ingin menambahkan, silahkan isi kolom komentar.

Selamat ber-esai ria! :)

No comments:

Post a Comment