Monday, 12 August 2013

Positif.

sumber: http://media-cache-ec0.pinimg.com

Aku pernah diajak diskusi dengan guru pianoku. Beliau sempat bertanya, untuk apa masuk ke sekolah dengan reputasi yang sangat baik apabila ternyata didalamnya murid malah merasa stress. Beliau nampak keheranan karena anak zaman sekarang begitu keras perjuangannya untuk berada dalam status sosial yang lebih baik tetapi menjalankan kehidupan yang membuat dia sakit. Mungkin benar apa kata iklan salah satu provider mengenai menjadi "orang gede" yang ternyata susah dijalani.

Sering kali kita dengar ungkapan bahwa sebuah intan permata bernilai tinggi tercipta karena suhu dan tekanan yang tinggi pula di dalam perut bumi. Benar adanya kalau ingin menjadi manusia dengan nilai yang tak terhingga, seharusnya mengalami banyak tempaan. Tetapi, bukan berarti kita menjalankannya dengan berada dalam keadaan stress kan?

Buat apa berada dalam lingkungan yang bisa menaikkan prestis kita apabila kita tidak bisa menikmati setiap detik yang berlalu? Stress adalah hal yang lumrah, tetapi bukan berarti akhirnya kita malah menjadi mensugesti yang negatif terhadap diri kita. Kalau kita saja sudah percaya bahwa kehidupan kita setelah mendapat status tersebut akan penuh dengan kondisi yang membuat depresi, buat apa kita berusaha, toh hasilnya akan menjadi tidak maksimal.

Kekuatan akan pikiran dan kepercayaan akan diri sendiri sangat besar efeknya. Bukan dari motivasi yang kita baca dan dengar sehari-hari. Semua energi yang kita keluarkan untuk melakukan sesuatu berasal dari dalam diri. Sehingga, apabila dari awal pikiran dan keyakinan kita sudah negatif, maka apapun yang akan kita lakukan akan tidak menyenangkan. Ya tadi itu contohnya, depresi.

Hidup kita cuman sekali dan pendek. Percuma saja kalau selama hidup kita terus dihantui perasaan tidak tenang, tidak bisa bermain dengan kesibukan kita. Sama saja dengan membunuh diri secara perlahan. 

Apapun yang kita usahakan, sesungguhnya berasal dari bagaimana diri kita melihat sesuatu hal, apakah hal tersebut akan penuh dengan kegitan yang membuat stress atau malah sebaliknya? Sudah bukan waktunya lagi membuat diri kita menjadi terpuruk. Malah sebaliknya, temukan kesempatan untuk menempa diri dengan cara yang menyenangkan. Putar otak dan pemahaman kita bahwa jalan yang kita tempuh akan menyenangkan karena bertemu dengan tantangan baru. Salah satu caranya ialah dengan bersyukur. Ingat, banyak di luar sana yang ingin berada pada posisi kita. Buktikan dan berikan mereka inspirasi bahwa mereka bisa juga berada di posisi kita. Do something awesome even it only small acts

Untuk teman-temanku yang perempuan, kita semua punya yang namanya kecantikan fisik kan? Yuk, mari kita tambah dengan kecantikan pikiran! Buat diri kita bersinar dengan senyum senang atas kehidupan yang kita jalani. Ubah sugesti yang negatif dalam benak kita menjadi sesuatu yang positif sehingga kita bisa menjalani hidup yang positif pula. Cheer up, buttercup! 

1 comment:

  1. Setuju banget yang ini:

    Sering kali kita dengar ungkapan bahwa sebuah intan permata bernilai tinggi tercipta karena suhu dan tekanan yang tinggi pula di dalam perut bumi. Benar adanya kalau ingin menjadi manusia dengan nilai yang tak terhingga, seharusnya mengalami banyak tempaan. Tetapi, bukan berarti kita menjalankannya dengan berada dalam keadaan stress kan?

    ReplyDelete