Thursday, 8 August 2013

Idul Fitri 1434H

Eid Al-Fitr Mubarak! Selamat hari raya Idul Fitri 1434H untuk semua saudara muslim di seluruh dunia. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin ya. Semoga pelajaran selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan membuat pribadi kita menjadi lebih baik. Amin :)

place: daddy's private library *yes, I'm sneaking into his library* 

Forgive and forget. Momen lebaran yang identik dengan saling bermaafan jangan sampai hanya sebatas formalitas, atau orang Jawa menyebutnya "abang-abang lambe", cuma sebagai pemanis. Kita memang seharusnya benar-benar saling memaafkan dan melupakan kesalahan hingga kejelekan siapapun yang pernah menyakiti kita dan yang kita sakiti. Remember the good things. Buat apa mengungkit-ungkit yang sudah lalu, apalagi membahas luka lama?

Apakah kamu sudah minta maaf kepada kedua orang tuamu? Saudara kandungmu? Mereka lah yang sering berinteraksi dengan kita, maka tanpa sadar sudah berapa kali kita menyakiti perasaan mereka. Tidak perlu gengsi untuk meminta maaf. Lebih baik berani mengungkapkan daripada menyesal kemudian.

Sudahkah memohon maaf kepada teman-teman dekat kita yang tanpa sadar kita sering menyusahkan mereka? Well, just go ahead. Hitung-hitung kita mencairkan suasana dan mempertebal ikatan pertemanan. Walaupun nampaknya mereka tidak pernah mempermasalahkan kesalahan dan kerepotan yang disebabkan oleh kita, tapi kan horor juga kalau ternyata mereka sebenarnya sakit hati. Yuk yuk, segera minta maaf :)

Kalau sudah meminta maaf kepada mereka yang disekitar kita (baik jauh ataupun dekat, pokoknya bersinggungan dengan hidup kita), giliran kita yang memaafkan. Sama seperti yang tadi, diawal dari lingkungan keluarga kita, orang tua dan saudara kandung, dan kemudian kepada siapapun yang pernah masuk ke dalam kehidupan sosial kita, selain teman dekat. Mantan pacar, mungkin? Kalaupun dia tidak mengirim maafnya, mengapa kita tidak memulai dahulu saja? Tidak dosa kok kalau ingin menjalin silaturahmi. Etapi, hati-hati galau aja sih...*sembunyi*

Bagaimana dengan mereka yang sudah berlaku tidak baik? Pelaku bullying mungkin? Balik lagi, meskipun mereka belum meminta maaf, maafkan saja terlebih dahulu. Kita kembali berbuat dan berlaku baik dengan mereka, tanpa membedakan bahwa mereka pernah menyakiti kita. Insya Allah, rasanya lebih baik daripada kita memendam dendam. Iya kan?

Forgive and forget. Maafkan dan meminta maaf, kemudian lupakan, ikhlaskan. Akan lebih baik seperti itu. Sehat untuk jiwa dan mental kita. Islam tidak pernah mengajari kita untuk memiliki dendam kan? By the way, manusia selalu berbuat kesalahan, jangan hanya maaf memaafkan saat lebaran saja ya kak! :)

Selamat ber-hari raya! 

1 comment:

  1. Mohon maaf lahir batin yaa kalo ada salah. Selamat berhari raya juga! :D

    ReplyDelete