Saturday, 3 August 2013

(Akhirnya) Liburan!

Sebenarnya, secara akademis aku sudah tidak ada perkuliahan terhitung sejak tanggal 6 Juli lalu. Namun, masih saja ada beberapa hal yang harus aku selesaikan di kampus dan organisasi di luarnya, sehingga, walaupun statusnya tidak sedang kuliah, masih saja setiap hari aku mondar-mandir kesana-kemari. Kegiatan berdagang majalahku (melalui BukuKu) juga tidak berhenti. Malah menurutku, mumpung sedang tidak berhadapan dengan persoalan kuliah, bisnis ini harus digenjot. Alhasil, setiap hari (termasuk hari Minggu), aku masih harus melayani pesanan dan mengirimkan majalah ke alamat.

Alhamdulillah, mulai tanggal 6 Agustus ini, untuk beberapa hari ke depan aku benar-benar akan merasakan liburan. Tidak ada agenda ke kampus, mengajar, dan beberapa hal lain yang mensyaratkanku untuk berada di luar rumah, eh termasuk tidak menyentuh proker sama sekali (yey!). Jadi, kemungkinan besar aku bisa benar-benar bermain di atas kasurku dengan beberapa ransum liburanku. Mau tahu? :)


Thank God, I have some bookworm friends!
Menipisnya uang saku tidak menyurutkan semangat untuk membaca beberapa buku baru. Aku bersyukur karena aku memiliki beberapa teman yang sesama pembaca buku dan mereka rela untuk meminjamkan koleksinya kepadaku. Aku juga memanfaatkan komunitas semacam Ulo Sewa Buku sebagai salah satu tempat aku meminjam koleksi terbaru yang kini sudah nangkring di etalase toko buku.

The Happiness Project, Buku Pintar Cewek Juara, & The Jilbab Traveler hasil pinjaman dari Ulo Sewa Buku


DORAMA!
Sebelum liburan tiba, aku merasa rindu dengan drama Jepang (sebenarnya karena lupa dengan beberapa istilah Jepang yang sering dilontarkan oleh teman-temanku). Oleh karena itu, aku berinistiatif untuk meminta beberapa judul. Aku baru saja menyelesaikan Galileo sebanyak 2 musim, sebuah drama dengan genre misteri, dan kini sedang menonton Biblia Koshodou no Jiken Techou, mengisahkan tentang penjaga toko buku antik. Masih ada banyak judul drama Jepang yang sudah dinanti untuk dihabiskan selama libur dari pekerjaan.

---

Apakah liburanku termasuk yang tidak produktif? Entahlah. Aku merasa bahwa dari hampir satu semester aku berjuang, aku layak memiliki liburan dimana aku hanya menghabiskan di rumah. Bermain sebentar dengan imajinasiku yang liar ini juga berefek baik terhadap bagaimana kinerjaku selama satu semester ke depan. Aku hanya memiliki waktu kurang lebih satu minggu untuk benar-benar "bermain". Menghidupkan kembali semangatku dan membawa ide-kreatifitas yang baru ke dalam jadwal keseharianku yang padat dengan kegiatan ini-itu. Menurutku, yang akan kulakukan selama liburan (dengan buku dan menonton drama Jepang) juga tetap akan membawa ilmu (atau masih dalam tahap informasi) yang nantinya bisa aku gunakan.  Tidak ada salahnya kok mencoba bebas dari rutinitas yang membosankan. Coba saja. Lagipula, apa artinya hidup jika kita tidak bisa menikmatinya? Usaha dan kerja keras itu perlu, namun tetap ada takarannya. Bukankah semua yang berlebihan tidak baik?

Itu rencana liburanku, bagaimana denganmu?

NB: tulisan ini terinspirasi dari tulisan milik Husna Abharina

1 comment:

  1. paling asik sih liburan ke luar mbak, apalagi Booking Tiket Pesawat Online dulu di agen biar bisa jalan jalan keluar kota.. :D

    ReplyDelete