Monday, 6 May 2013

Work in Heaven

Pernahkah kalian membayangkan rasanya bekerja di tempat yang kalian suka?
Alhamdulillah, aku diberi kesempatan untuk merasakan bagaimana bekerja di balik layar, agar suatu tempat mungil yang aku sebut dengan "surga" bisa beroperasi (aku pernah bercerita sedikit tentang menjadi volunteer untuk perpustakaan ini)

i'm not working on that table kok :p

Sebenarnya tawaran untuk membantu C2O Library datang saat aku masih asyik bergulung di tengah liburan semester. Karena saat itu aku juga belum terlalu sibuk, aku terima saja. Hitung-hitung mempraktikan apa yang sudah diajarkan di kelas. Awalnya, aku dan Kath, pemilik C2O Library, melakukan apa yang disebut dengan stock opname dan menilik ulang beberapa koleksi yang tampaknya nomor klasifikasi dengan subjeknya tidak sesuai. Kami berdiskusi apa yang sebaiknya dilakukan. Kami juga sempat bertemu halangan seperti susahnya bertemu karena tidak cocoknya jadwal kegiatan kami. Hingga akhirnya aku pun memutuskan untuk bertemus setiap hari Kamis, saat jam buka C2O Library (jadi, kalau kalian ingin bertemu aku, silahkan datang ke C2O Library hari Kamis pukul 11.00 ya :D).


koleksi yang mengantre untuk dimasukkan ke dalam database

Apa saja yang aku lakukan? Sejauh ini, aku memproses buku-buku yang belum berlabel, yang masih bertumpuk, yang masih berjejer rapi untuk dimasukkan ke dalam pangkalan data alias database C2O Library. Memberi nomor induk koleksi, memberi nomor panggil alias nomor klasifikasi hingga memasukkan metadata dari setiap koleksi. Kadang aku juga mengoreksi beberapa buku sesuai dengan hasil diskusi kami.

Sampai saat ini, aku menikmati pekerjaanku. Sebenarnya bukan bekerja sih, aku menganggapnya sebagai salah satu proses belajar. Bukan rahasia lagi jika kita sering bertemu keadaan lapangan yang berbeda dengan teori di buku (atau kelas).Sama, aku juga merasa seperti itu (tapi maaf ya, aku belum bisa menceritakan detilnya hihihi). Aku jadi tahu beberapa hal yang (sepertinya) belum atau bahkan tidak disampaikan oleh dosenku di kelas. Aku bersyukur, Kath sangat berbaik hati mau berbagi refrensi tentang dunia perpustakaan kepadaku. Hitung-hitung, aku jadi tahu bahwa dunia perpustakaan tidak melulu membosankan (terima kasih, Kath!)

Asyiknya nih, aku jadi tahu lebih dahulu beberapa buku yang statusnya masi belum berlabel. Aku bisa mengakses lebih dahulu buku-buku yang tampaknya bagus. Well, aku bekerja (sambil belajar langsung) di sebuah surga kecil berjuluk perpustakaan.

menemukan beragam buku ciamik saat memroses!

Kata siapa menjadi staff perpustakaan itu membosankan? :)

No comments:

Post a Comment