Sunday, 13 January 2013

Ilmu itu Candu

Aku pernah membaca sebuah artikel dimana memuat dua orang peneliti asal Indonesia. Dua orang tersebut menyatakan bahwa mereka candu akan ilmu pengetahuan dan itu yang membuat mereka terus sekolah dan melakukan penelitian. Mereka merasa bahwa ilmu itu adalah sesuatu yang sangat misterius.

Waktu aku membaca artikel tersebut, yang ada dalam benakku malah, "apa mereka tidak bosan ya terus menerus melakukan penelitian? Kan ribet, tuh.". Karena aku saat itu tengah menjalani mata kuliah penelitian yang aku tahu bahwa melakukan hal tersebut cukup merepotkan (karena harus survey dan wawancara, di akhir semester, laporan harus dikumpulkan sebagai syarat untuk maju ujian). Dengan berjalannya waktu, banyaknya bacaan yang aku lahap, beragamnya orang yang aku temui, membuat aku sedikit demi sedikit merasakan hal yang sama dengan dua peneliti tersebut. Kecanduan ilmu.

Semakin aku belajar di kelas, aku juga semakin melihat benang merah terhadap apa yang sedang aku pelajari dengan apa yang selama ini aku ketahui. Ujung-ujungnya, aku malah penasaran terhadap banyaknya ilmu yang (ternyata dan memang) saling berhubungan itu. Melahap bacaan pun semakin gila. Dalam waktu 2 hari, aku bisa menghabiskan 3 buku yang berbeda. Informasi yang mengendap dalam ingatanku ternyata bereaksi dan menghasilkan informasi baru.

Tidak hanya itu, semakin aku membaca buku yang hampir tidak ada kaitannya dengan bidang ilmu yang sedang aku tekuni, malah aku mendekati teori-teori dalam ilmu perpustakaan. Nampaknya aku tengah belajar ilmu perpustakaan namun tidak melalui ilmu itu sendiri (agak bingung ya? oke abaikan hihi).

Aku dulu sempat kesusahan untuk menemukan minat belajar (walaupun hanya sekedar membaca), bahkan ketika musim ujian tiba. Tetapi kini aku bersyukur. Aku membaca buku penunjang kuliah bukan karena sekedar ingin mendapat nilai bagus, tetapi karena aku ingin tahu lebih, ingin menguak hubungan keterkaitan antar ilmu pengetahuan. Alhasil, aku bisa mengahabiskan 12 bab buku metode penelitian dalam waktu semalam. 

Aku harap teman-teman bisa menjadi pecandu ilmu. Sehingga motivasi untuk belajar tidak hanya sekedar untuk membanggakan orang tua ataupun mendapatkan nilai memuaskan, melainkan karena ingin tahu lebih banyak, lebih dalam. Membaca dan belajar juga jangan kamu batasi. Apapun informasi itu, pastilah akan berguna dan menemukan titik-titik penguhubungnya. Selamat mencoba jadi pecandu! :D

No comments:

Post a Comment