Sunday, 13 January 2013

Dies Natalis Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia

Terima kasih untuk atasanku di C2O Library yang berkenan mengajakku untuk hadir dalam acara tersebut. Semoga Tuhan selalu memberkatimu, K! :D

Jumat (11/01) bertempat di kantor Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI) yang terletak di jalan Rungkut Asri Barat X/9, Rungkut, Surabaya. Acara dimulai pukul 9, namun karena ada sesuatu hal aku baru tiba sekitar pukul 10.20 WIB.

Setelah mengisi daftar hadir yang dijaga oleh staf YPPI, aku dipersilahkan masuk. Saat itu, para undangan tengah asik berbincang dengan Pak Wi --pemilik perpustakaan Medayu Agung. Baru saja duduku, aku langsung diberi suguhan jajan pasar yang manis-manis. Tidak berselang lama, undangan dari Pertamina dan KSA tiba. Ruangan seketika itu langsung ramai dan penuh.

Seingatku dan sependengaranku, undangan yang datang berasal dari Perpustakaan Kota Surabaya, Perpustakaan Kota Ngawi, Perpustakaan Kota Madiun, Perpustakaan Daerah, Perpustakaan Kota Sidoarjo, Perpustakaan Kota Trenggalek, PT Indonesia Power, Pertamina, KSA, Ikatan Pustakawan Indonesia, dan C2O Library.

Dies natalis YPPI dibentuk semacam diskusi. Bukan diskusi berat seperti yang teman-teman lihat pada acara ILC (Indonesian Lawyers Club), yang ini lebih ringan dan jauh lebih menyenangkan! Tepat setelah semua memperknalkan nama dan instansi yang diwakilinya, moderator langsung membuka dengan memberi dua buah pertanyaan mendasar: Apakah benar antar divisi di Perpustakaan saling tidak akur? dan Kendala yang dihadapi selama ini.

Aku tidak akan membahas jawaban para profesional karena aku tahu kapasitasku masihlah sebagai mahasiswa yang baru duduk di semester 3 alias tidak tahu apa-apa. Namun bukan berarti aku tidak memperhatikan. Hal yang baru seperti ini sungguh menarik minatku untuk mengetahui lebih jauh.

Yang membuat aku senang, lagi-lagi, karena para peserta diskusi menyampaikan pendapat dengan sangat tenang. Malah menghadirkan suasana kekeluargaan. Mereka tampaknya sudah cinta dengan pekerjaannya sehingga yang ada bukan saling menjatuhkan, melainkan saling mendukung. Mereka juga kelihatannya memiliki visi yang sama: membuat perpustakaan Indonesia lebih maju.

Ahya, sewaktu sesi perkenalan, aku membuka kedokku: mahasiswa ilmu informasi dan perpustakaan. Yang benar saja, ketika sesi istirahat ibadah jumat, salah seorang dari Perpustakaan Kota Surabaya meminta kontak yang bisa dihubungi. Staf Perpustakaan Trenggalek juga melakukan hal seperti itu diikuti teman-teman dari KSA. Jujur aku menyesal belum mempunyai kartu nama, eh tapi aku sudah buat kok! :D

Sayangnya, aku tidak bisa mengikuti hingga selesai. Yah, harus mengajar. Namun aku sudah berpesan kepada K untuk mengajakku lagi jika ada pertemuan yang sejenis. Aku sedang senang-senangnya mendalami ilmu perpustakaan hihi. Kecanduan ilmu sih :---)

1 comment:

  1. Wah kita bukan atasan kok Hest :D Sama2 belajar dan sama2 cupu. Senang sekali kamu belajar banyak dari sini. Izin aku share di G+ yah.

    Tadi aku ikut acara pelatihan di Perpus BI. Ternyata pelatihannya satu bulan. Senin depan akan ada lagi, nanti akan aku kabar2i lagi ya.

    Sampai bertemu besok!

    k.

    ReplyDelete