Thursday, 1 November 2012

BIGBANG ALIVE TOUR INA

Bau-bau bahwa salah satu boyband asal Korea ini akan mampir ke Indonesia sudah tercium sejak pertengahan 2012. Benar saja, isu tersebut bukanlah rekayasa. Tidak lama berselang, sekitar sebulan kemudian, banyak sekali kicauan yang menyatakan bahwa BIGBANG akan menggelar konser dari rangkaian tur mereka di Jakarta. Awalnya sih aku sudah tidak begitu ingin menonton mengingat pada bulan Mei lalu aku sudah pergi ke Jakarta untuk menengok L'Arc~en~Ciel. Namun, begitu adik-adikku begitu bersemangat untuk menghadiri, ibu pun menawariku untuk ikut serta, hitung-hitung liburan katanya.

Proses mendapatkan tiket tidak semudah yang dibayangkan. Hal ini dikarenakan banyak sekali fans setianya yang juga ingin melihat langsung performa mereka di atas panggung. Aku sudah stand by di depan komputer beberapa jam sebelum online ticket box dibuka. Ugh! Begitu jam menunjukkan pukul 10, tiket untuk semua kelas ludes! Baiklah...sesuai dengan pengumuman yang dikabarkan lewat akun twitter sang promotor, gelombang kedua pembelian tiket akan dibuka 2 jam kemudian. Ternyata sama saja, aku tetap saja tidak mendapatkan kesempatan. Hingga akhirnya aku agak menyerah dan lebih memilih pergi keluar.

Sekitar maghrib, ada pesan yang masuk. Katanya aku dan adik-adik sudah mendapatkan tiket unutk BIGBANG ALIVE TOUR INA. Dan kabarnya, adikku baru mendapatkan tiket saat gelombang keempat penjualan dibuka! O.O popularitas BIGBANG ternyata sudah sangat tekenal sekali di Indonesa *nod nod*

---

Jumat sore, tepatnya tanggal 12 Oktober, kami sekeluarga pun berangkat. Mengapa sekeluarga yang ke Jakarta? Yah, berhubung waktu lebaran kami tidak sempat pulang kampung, alhasil momen seperti ini dijadikan momen untuk bertandang ke rumah nenek hihi.

Kami berangkat ke Jakarta dengan kereta api dan tiba di Stasiun Kota pada keesokan harinya. Begitu sampai, kami memutuskan untuk langsung menuju venue di Mata Elang International Stadium. Eh? Kan acaranya malem, ngapain kesana siang-siang? Kami harus melakukan verifikasi terhadap tiket yang telah kami beli. Antreannya sungguh mengular. Ditambah lagi lokasi MEIS yang terletak di pesisir pantai. Tanpa menggunakan pakaian yang cukup panjang, bisa-bisa kulit akan menghitam dengan cepat!

Sembari menunggu antrean, aku juga sempat berfoto dengan latar atau backdrop logo tur mereka.


Urusan verifikasi tiket selesai, aku dan adik langsung menuju booth penjualan official merchandise. Dan yaah, sama seperti ketika aku melihat L'Arc~en~Ciel, aku hanya membeli tote bag (karena aku pasti akan menggunakannya hihi). Tote bag dengan harga Rp 150.000 dan Crown Headband dengan harga yang hanya Rp 5.000 :D


Sudah beres semua urusan, kami pun memutuskan untuk beristirahat di hotel, sekalian membersihkan diri juga sih hihi. Dan pukul 5 sore, para penonton (aku, ibu, dan adik-adik) kembali ke MEIS, bersiap berpesta disana :D

YUP! Dan kami kaget mendapatkan antrean yang sudah sangat amat panjang. Padahal gate baru dibuka pada pukul 6 sore. Tanpa banyak berbicara, kami pun langsung mengantre dan kasihannya, kami mengantre di dalam area parkir mobil yang...seperti ruang sauna :|

Butuh sekitar hampir 90 menit untuk kami agar dapat masuk ke dalam gedung. Ahya, menurutku sih ada bagian yang mengecewakan ketika dilakukan security check dan ticket barcode scanning. Aku pikir, tingkat keketatannya akan sama dengan konser LarukuJKT lalu, ternyata tidak. Petugas keamanan hanya bertanya apakan penonton membawa kamera, makanan, minuman, rokok, atau senjata tajam? Ya, hanya ditanyakan. Tidak sampai membongkar isi tas Oke :|

Setelah pemeriksaan tahap pertama, aku kira akan ada pemeriksaan tahap kedua sekaligus pemeriksaan terhadap kelas tiket. Eh, lagi-lagi aku dibuat cegek. Mereka hanya menanyakan pada kelas apa, tidak memeriksa tiket sama sekali. Coba aku punya niat jahat, aku pasti akan berseru bahwa aku memegang tiket standing.

Acara baru dimulai sekitar pukul 8 malam. Satu persatu personel BIGBANG muncul dari balik layar. Seketika itu pula semua penonton berteriak. Karena aku berada pada kelas yang paling murah, tentu saja aku berada pada barisan paling belakang, dan lagi-lagi mengandalkan layar besar yang telah disediakan oleh panitia untuk melihat penampilan panggung mereka. Aaah, aku sangat ingin meminta maaf kepada pembaca sekalian karena aku tidak ingat urutan lagu yang dibawakan mereka dan aku terlalu malas untuk mencarinya di mesin pencarian :p.

Maafkan aku juga karena terlalu banyak mengkritik pada post kali ini. Selama acara berlangsung, kelihatan sekali bahwa Tae Yang mendominasi setiap percakapan alias MC. Entah karena dia yang paling fasih berbahasa Inggris atau memang jiwa narsisnya terlalu besar? Seung Ri juga ikut angkat bicara. Sayangnya, kelihatan juga kalau dia bermain hafalan dengan urutan kata yang ia lontarkan. Sisanya? Sedikit sekali. Apalagi TOP yang belakangan ketahuan kalau dia tidak bisa berbahas Inggris.

Ada beberapa bagian ketika konser yang mencengangkan. Salah satunya adalah ketika Dae Sung menyanyikan solo-nya. Tiba-tiba saja, ia sudah siap dengan sayap dan terbang menggantung. Ketika bagian GD-TOP menyanyikan lagu mereka, Knock Out, ternyata mereka bernyanyi sambil menyetir segway!

Namun, ada juga hal yang memalukan. Ketika TOP turun dari panggung, berusaha menyapa penggemarnya, tiba-tiba saja ada seorang fans perempuan yang menerobos pagar pembatas dan security, berusaha memeluk TOP. Untunglah, tim keamanan cepat tanggap dan langsung mengamankan perempuan itu. Bahkan tidak jarang Seung Ri dan Tae Yang mengingatkan penonton untuk tidak saling dorong mendorong. Uh :( Bisa jadi, image penggemar di Indonesia jadi tidak begitu baik karena tindakan yang begitu agresif. Seharusnya, sebagai first impression kepada mereka (supaya mereka bersedia datang lagi pada tur berikutnya) penggemar berperilaku sopan dan taat kepada aturan. Toh, tidak ada ruginya kok, kan semua pihak jadi nyaman menonton :)

---

WUPS! Post kali ini isinya kritik semua ya? Ya bagaimana lagi. Ternyata banyak hal yang berbeda dari pengalamanku sewaktu nonton LarukuJKT Mei lalu. Karena penggemar dari BIGBANG adalah anak-anak yang baru gede, jadi egonya masih sangat kelihatan. Okelah cuek, tapi jangan sampai menghalangi akses orang lain. Kedua, keamanannya. Aku sungguh kecewa ketika tablet sebesar ipad bisa masuk! Tentu saja hal ini mengganggu karena si pemilik ipad pasti akan sibuk mendokumentasikan konser tersebut ketimbang melihat secara khidmat, pluuus mengganggu penonton di sekitarnya. Atmosfer konsernya juga tidak terasa. Tidak sekeren LarukuJKT yang benar-benar bisa membuat penonton merinding. Jujur, aku merasa biasa saja. Makanya, songlist mereka pun dengan cepat aku lupakan.

Yah, semoga saja untuk kehadiran mereka pada tur berikutnya di Indonesia bisa menjadi lebih baik. Aku masih tetap bersyukur kok karena masih diberi kesempatan untuk menonton langsung :)

No comments:

Post a Comment