Saturday, 2 June 2012

Film Bisu yang Bernyanyi

Bagaimana jadinya jika film bisu, yang notabene tanpa suara, "berdialog" melalui musik?

Zone Libre, musisi Perancis ini memcoba menyuguhkan sebuah konsep pertunjukan yang baru. Cine - concert. Yakni film diputar, musisi bermusik dalam waktu yang bersamaan.Mereka mencoba mendialogkan film bisu produksi tahun 1921 yang berjudul Noferatu.

Awalnya, begitu kental dengan suara gitar. Sama dengan alur film yang tentu memperkenalkan tokoh dan membiarkan penonton mencerna alur ceritanya. Saat keadaan mulai tegang, barulah suara drum masuk dan membuat penonton bertambah tegang. Selama film diputar, mereka sering sekali melihat ke layar, mencoba memasukkan suara musik yang pas agar emosi aktor pada film tersebut tersampaikan walaupun film bisu. Permainan gitar dari Serge Teyssot-Gay dan drum dari Cyril Bilbeaud benar-benar memukau. Bayangkan saja, aku pun sampai merinding ketika film memainkan scene klimaks.


Kolaborasi dua hal berbeda zaman ini sukses membuat aku dan dua orang temanku tercengang setelah keluar dari bioskop. Bertempat di salah satu studio Ciputra World XXI, kami pun rela mengantre untuk menunggu bangku kosong demi acara IFI Surabaya yang satu ini. Ternyata penantian kami tidak sia-sia. Kami kaget begitu tahu ada drum dan gitar di dalam studio.

Live movie scoring. Itulah konsep yang akhirnya aku dapatkan setelah menyaksikan suguhan unik. Siapa tahu beberapa tahun ke depan, music scoring malah disuguhkan tepat di depan penonton. Dua pertunjukan dalam waktu yang sama. Menarik :--D

Visit Zone Libre: http://notetour.com

No comments:

Post a Comment