Saturday, 5 May 2012

#LarukuJKT: THE DAY!

comic by OEN Comic
 Lapangan B. Senayan
Memang sih, dari beberapa kabar sebelumnya gate baru dibuka pukul 16.00 WIB. Tapi, yang namanya rasa senang sudah tidak bisa terbendung. Bayangkan saja, pukul 1 siang saja antrean di depan stan official merchandise saja sudah memanjang. Salutnya nih, mereka mengantre! YA! ANTRE!. Tidak ada  yang rusuh, rebutan, ataupun berjubel. Merchandise yang aku incar cuma sebuah eco bag yang berbahan kanvas. Lihat antreannya saja sudah malas, apalagi mengantre. Jadilah aksi titip-menitip teman hihi.

Eco Bag <3

Sembari menunggu titipan, aku memilih makan. Sekembalinya aku dari santap siang, teman-teman ~Cielers Jatim ternyata sudah membaur dengan gathering nasional yang dihelat oleh Laruku Indonesia (LI). Bukan dihelat sih lebih tepatnya, tapi disepakati untuk bertemu dan saling berkenalan. Menyenangkan bukan? :D

Gathering ini juga mensosialisasikan mengenai BLESS Project yang rencananya akan dijalankan seusai konser. Dimulai dari bagi-bagi pamflet (sama seperti yang sudah aku post di blog ini) dan kemudian konfirmasi koordinator peniup peluit di setiap kelas.

source: L'Arc~en~Ciel Indonesia

Kalau ~Cielers Jatim sendiri sih heboh menandatangani banner yang akan diberikan kepada Laruku. Entah mengapa, kami dikerubungi banyak orang. Dari yang memang berasal dari rombongan, sesama orang Jatim, sampai yang dari luar pulau (dan ujung-ujungnya kenalan hihi)

Disini nih aku baru ngerasain serunya. Dapat teman baru dari berbagai pelosok nusantara yang memang niatnya untuk menonton Laruku. Sudah tidak ada lagi yang namanya gengsi. Duduk bersebelahan pun sudah bisa jadi teman :D Aku pun sempat berkenalan dengan ~Cielers asal Sukabumi dan Batam.
ki-ka: Dhani (Sukabumi), Ivorie & aku (Surabaya) diambil oleh Yunida (Batam)
bersama Hyde KW Super, eh Dennis (Bandung) diambil oleh Dimas
Bahkan sesama penonton pun membagi-bagikan sticker dan makanan kecil. Katanya sebagai camilan selagi menunggu gate dibuka. Semacam tidak ada lagi pembatas. Bukan sebuah masalah darimana kamu berasal, karena mereka semua juga tidak mempermasalahkan hal itu :')

---

sumber keduaya: L'Arc~en~Ciel Indonesia
Gate 1 dibuka dan berbondong-bondong mereka menuju kesana. Antreannya lagi-lagi mengular Aku memilih untuk masuk nanti. Maksudku sih, menunggu antrean mereda. Akhirnya aku kembali lagi ke Lapangan B

Sambil duduk-duduku, mata tidak berhenti melihat sekitar. Mungkin saja ada yang aku kenal. Dan benar! Awalnya aku sempat ragu untuk memanggil, tapi ternyata memang benar kalau yang berseberangan denganku adalah Ayie :D Cuma berbincang sebentar karena Ayie menonton bersama keluarga besar hihi.

Kira-kira pukul 5 sore, aku menuju gate 1. Pasrah. Karena masih saja ramai. Lagi-lagi berkenalan dengan calon penonton haha. Tidak lama kemudian, datang Mam Nana *peluk*, mantan guru les bahasa Inggrisku yang satu ini memang gaul. Bahkan aku ditulari beberapa "virus" darinya. Kami memanfaatkan panjangnya antrean untuk mengobrol. Yah, walaupun hanya basa-basi, tapi itu sudah mengobati kerinduanku. Ohya, entah kenapa, secara otomatis aku langsung berbahasa Inggris (efek kelamaan les kayaknya ya haha).

Memasuki gate 1 lantas tidak langsung memasuki area konser, karena masih ada satu gate lagi yang harus dilalui. Ramainya masih tetap. Aku sudah terpencar dengan teman-teman rombongan. Yang penting tidak kehilangan identitas diri #eh.

Mengantre di gate 2 sungguh membutuhkan perjuangan. Badanku kecil dan aku kurus. Rawan sekali terdorong. Untung saja, aku masih kuat menopang badanku sendiri di tengah lautan manusia yang sama-sama mengantre. Pengap dan panas. Dehidrasi. Bodohnya, aku baru tahu kalau setiap penonton berhak mendapatkan satu kaleng minuman dari sponsor -______-



Begitu memasuki gate 2 aku langsung berlari berusaha berada pada pagar pembatas, dengan harapan dapat melihat Laruku dengan lebih jelas. Tapi ternyata penonton di depan juga berjubel. Finally, aku keluar dari kerumunan. Duduk di sayap kanan belakang area reguler daripada aku pingsan O__O Untungnya, salah satu anggota rombongan masih ada di belakang. Jadilah aku bersama dia sepanjang acara. Aku sempat kembali ke gate 1 untuk membeli minum.

Cuaca kala itu mendung dan positif turun hujan. Sampai-sampai pihak penyelenggara juga mengumumkan bahwa akan menunda konser beberapa jam apabila terjadi hujan petir.

Hampir pukul 8 malam barulah aku kembali masuk ke area reguler. Tentu saja, mengambil daerah yang lengang daripada aku terdesak-desak lagi. Toh disediakan pula dua buah big screen.Berkali-kali penonton meneriakkan nama "L'Arc~en~Ciel" karena sudah lewat dari pukul 8 namun belum ada tanda-tanda dimulainya konser. Padahal hujan tidak jadi turun.

Tak lama kemudian, dari big screen muncullah video pembukaan konser. Seperti pada konser-konser Laruku yang lain, animasi yang ditampilkan menarik. Ditandai dengan Hyde (vokalis) yang seakan bangkit lalu mengepalkan tangan, memecahkan kaca. Keluarlah mereka dan langsung membawakan lagu pembukaan, Ibara no Namida. Dilanjutkan dengan Chase (English Version) yang diambil dari album terbarunya, Butterfly.

Total ada 19 lagu yang dibawakan. Tapi, namanya nonton secara live emang beda jauh dibandingkan kalau nonton DVD (sekalipun yang asli). Atmosfer dan hype penonton Indonesia yang membuat aku merinding. Tanpa dikomando, hampir seluruh lagu yang dibawakan, dinyanyikan secara bersama oleh ~Cielers Indonesia. Sampai-sampai pada lagu Driver's High, Hyde memberikan mic kearah penonton cukup lama sambil ia tersenyum sumringah.

Aura mengharukan juga aku rasakan ketika memasuki lagu My Heart Draws A Dream. Memang, liriknya mendukung air mata untuk turun. Ditambah dengan nyanyian penonton pada bagian "yume o egaku yo". KEREN!

Ahya, setelah lagu favoritku, Ready Steady Go, aku langsung lemas karena energi sudah hampir habis untuk nyanyi dan berlompat-lompat mengikuti ritme mereka. Sempat duduk sebentar karena mereka juga break. Disaat break itulah tiba-tiba turun hujan. Bukan hujan lebat dengan petir, tetapi semacam April shower. Sesuai dengan intruksi yang terdapat pada pamflet, kami menyanyikan Anata. Tanpa diduga, pada big screen ditampilkan juga liriknya. Tambah keras saja suara penonton. Tidak perlu menunggu lama, mereka muncul lagi dan melanjutkan membawakan Anata. Kalau yang ini bagian yang romantis. Lagu itu sendiri memiliki makna yang dalam. Dinyanyikan ditengah hujan dan secara bersama-sama :')

Disela-sela konser, Ken (gitaris) menyempatkan diri untuk melawak. Ya, sambil terbata-bata ia membaca kertas sontekan dan bercerita. Termasuk menanyakan apakah ada yang berbikini di tengah penonton! =)) Ken berbaik hati membelikan Hyde oleh-oleh dari Pasaraya yang berupa wayang golek, gamelan mini, suling sunda, dan ganjelan pintu. Tampak Hyde berusaha mencoba memainkan suling tapi sepertinya belum berhasil. Ken malah sempat berujar bahwa Hyde pasti tak henti mencoba memainkan gamelan dan suling karena penasaran.

Namun sebelumnya, Hyde juga menyapa penonton dengan bahasa Indonesia yang cukup baik. Intonasinya juga jelas dan langsung saja penonton histeris. Begitu pula saat Hyde menyatakan bahwa mereka akan kembali ke Indonesia. Tak cukup sekali, dua kali ia mengatakan hal yang sama *sangat ditunggu!*

Bagaimana dengan Tetsu? Ia membuka MC-nya dengan kata-kata memancing, "Gue SuJu dari Korea. Uugh!" sambil memegang rambutnya. Tentu saja, tawa penonton langsung pecah! Tak banyak bicara lagi, Tetsu menyerah karena tidak bisa mengucapkan kata "diteruskan" sehingga ia langsung berujar "Oke, oke" dan melanjutkan lagu Link sampai selesai.

Di penghujung konser, setelah lagu terakhir, Niji, rasanya tidak afdol apabila Tetsu belum melemparkan pisang. Entah ada berapa buah. Lagi-lagi Tetsu mengatakan hal yang memancing dengan bahasa Indonesia diikuti dengan teriakan penonton. Tidak hanya pisang, ada pula lolipop yang ia lempar, menyemprotkan air dari pistol maiannya. Bukan Tetsu jika tidak melakukan hal itu hihi.

Yuki lebih banyak diam, namun juga ikut bercanda melalui gebukan drumnya (penampilan solo). Penonton menyahut setiap kali Yuki selesai menggebuk. "Yuki! Yuki!" dan niat usilnya muncul. Di saat itulah Yuki tersenyum! Tersenyum senang!

 
sumber: http://irockumentary.com/concert/larc-en-ciel-live-in-jakarta/


Sungguh menyenangkan! Semua personelnya senang. Senyum mereka tidak berhenti. Ken bermain dengan begitu antusias dan sempat mengusili penonton dengan tag-nya "Man..Man..Man..?" dan sahutan penonton "Tap...Tap...Tap!" =)) Walaupun sudah capek, tapi aku tetap berusaha melompat-lompat. Ada lagi yang membuat penonton iri. Abang yang tengah membenahi big screen mendapat senderan lengan dari Hyde!

---

Aku masih tidak percaya saat konser berakhir. Tidak terasa sekali 19 buah lagu sudah mereka bawakan dan hari sudah mau berubah lagi. Ada banyak cerita yang aku temui. Solidaritas sesama penonton yang melabeli diri dengan sebutan ~Cielers hingga perjuangan agar badan tidak roboh ditengah keramaian. Dari saling memberikan cemilan dan minuman kepada sesama penonton, menjaga sandal milik teman yang baru saja kenal di musholla. Saling mengingatkan untuk tetap antre, tidak menggunakan kamera, dan menurunkan payung (karena menghalangi penonton lain) hingga membantu seorang penonton istimewa.

Namanya Adinda. Perempuan ini adalah ~Cielers yang walaupun dalam keterbatasannya percaya bahwa mimpi bisa diraih. Termasuk menonton konser Laruku. Ia berada di kursi roda. Setelah konser ia meminta maaf via facebook (di grup Laruku Indonesia) karena sudah merepotkan banyak orang. Komentar yang mengikuti wall post sungguh mengharukan. Mereka semua tidak merasa direpotkan. Mereka senang membantu sesama ~Cielers demi mewujudkan mimpi besar ini :'')

Kalau bukan karena #LarukuJKT, aku tidak akan berjumpa dengan pengalaman ini. Pengalaman di sisi sosial. Pengalaman berkelana di Jakarta sendirian dengan angkutan umum. Pengalaman bahwa ternyata sesama ~Cielers memiliki rasa solidaritas yang besar walaupun baru saja kenal.

Bye #LarukuJKT, see you next year. Amen :-)

No comments:

Post a Comment