Wednesday, 25 April 2012

#dreamcatcher: chasing the rainbow



No, ini bukan cerita soal bagaimana aku menunggu pelangi dan berlari ke pangkalnya, berharap menemukan satu kendi penuh berisi emas. Ini cerita singkat bagaimana aku akhirnya bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat penampilan band negeri sakura saat mereka berkunjung ke Indonesia.

L'Arc~en~Ciel, atau Raruku~en~Shieru, begitulah nama mereka. Pelangi dalam bahasa Perancis. Sudah 20 tahun lamanya eksistensi mereka dalam dunia musik. Dan tentu sudah mempunyai tempat tersendiri bagi fans setianya. Sudah aku bahas dalam postinganku sebelumnya, aku adalah salah satu fans mereka. Belum, belum menjadi fans berat, namun sudah pendengar setia selama beberapa tahun terakhir.

Tidak bisa disebut perjuangan sebenarnya dalam mendapatkan tiket konser mereka. Tepat 10 menit setelah ticket box online dibuka, aku sudah mendapat virtual account untuk membayar konser tersebut. Uang darimana? Orang tua jelas tidak akan menjadi donatur, toh acara ini hanya untuk kegemaranku saja. Awalnya aku berniat untuk meminjam uang orang tua dan aku kembalikan dengan memotong uang saku plus beberapa cara halal dalam mendapatkan uang. Ternyata saat aku cek tabunganku, uang yang ada disana sudah cukup untuk membeli tiket termurah.

Masalah tiket sudah selesai, bagaimana dengan akomodasi? Ada beberapa opsi. Aku bisa menginap di rumah guruku sekaligus temanku. Atau ikut rombongan dari Surabaya. Awalnya aku berniat untuk menggunakan pesawat saja menuju sana. Tapi ternyata harga tiket pesawat sangat mahal bagiku. Jadilah aku memutuskan untuk menggunakan kereta api. Sempat galau dalam memilih cara menuju Jakarta. Antara berangkat sendiri atau bersama. Ibu lebih menyarankan aku untuk ikut rombongan karena setidaknya aku tidak sendirian kemana-mana. Ngambek? Iya. Aku dari awal sudah merancang bakal melakukan apa saja disana. Tapi rupanya ibu tiadak merestui :--(

Untuk mendapatkan biaya kesana, alhamdulillah bisa aku handle sendiri. Uang hasil aku mengajar piano bisa dibilang sangat cukup untuk tiket kereta api dan hotel (apabila aku bergabung dengan rombongan). Masih ada sisa untuk membeli official mercahndise yang sudah aku incar. Untuk izin kuliah? Hmmm aku sudah memutuskan untuk bolos hihi. Kebetulan sewaktu ticket box dibuka, aku masih libur dari semester ganjil menuju semester genap. Awalnya aku sempat deg-degan, takut kalau bertabrakan dengan jadwal ujian. Tapi syukurlah, jadwal akademik sudah dirilis beberapa hari kemudian dan tiket konser sudah di tangan. Dengan kata lain, hari-H bukanlah saat ujian. Oleh karena itu, aku berusaha untuk masuk setiap kuliah (iyasih, aku nabung presensi :p). Dan sepertinya hanya sedikit anak yang mengetahui bahwa aku akan membolos pada awal bulan (sekarang jadi tahu semua kaan? :p)

Kendala yang aku hadapi kini hanyalah masalah restu dari Ibu. Ibu tidak merestui transportku, maka tidak diridhoilah aku. Aku masih menimbang-nimbang. Memang sih sebaiknya bersama rombongan karena toh kemana-mana juga bersama. Doakan saja, semoga hingga aku kembali ke Surabaya, aku selamat (dan siap pamer ke kalian hihi) :--)

No comments:

Post a Comment