Saturday, 10 March 2012

GPA

Sedikit dari teman-teman, pembaca yang budiman sekalian yang mengetahui aku sekolah dimana. Maksudku, di jurusan apa, iya kan? Aku adalah mahasiswa angakatan 2011, jurusan Ilmu Informasi dan Perpustakaan atau kerennya nih Information & Library Science di Universitas Airlangga. Bagaimana semester pertamaku dengan ilmu yang benar-benar baru untukku?

Bisa dibilang jurusan ini memang jurusan pilihanku. Ditambah saran dari orangtua. Noo, bukan, ini bukan suatu pemaksaan kok, aku ikhlas sekolah disini. Awalnya aku sama sekali buta dan tidak tahu menahu apa yang akan dipelajari nantinya. Sama sekali tidak ada kawan. Tapi untungnya, beberapa bulan setelah masa-masa adaptasiku dengan lingkungan baru, bisa juga aku mendapat teman. Begitu pula dengan perkuliahan, aku bisa mengikutinya walaupun masih menjadi tukang bolos (seringnya karena ketiduran dan lupa kalau ada kelas).

Aku tidak memaksakan untuk menjadi nomor satu. Aku hanya melakukan yang terbaik. Sempat bingung dan kewalahan juga dalam beberapa mata kuliah, terutama Filsafat Ilmu. Sudah punya buku pegangan, namun tetap saja lambat dalam mengerti maknanya. Waktu UTS dan UAS pun aku berusaha sebisaku. Termasuk tidak menyontek ataupun mengintip catatan kecil hihi. Bukannya aku sombong, aku hanya berpegangan pada prinsipku kok :)

Dua minggu setelah UAS, banyak sekali pesan singkat yang masuk ke telepon genggamku. Semua menginformasikan bahwa nilai beberapa mata kuliah sudah bisa dilihat. Tentu aku dag-dig-dug. Takut kalau harus mengulang, mengecewakan ibu. Mengingat kegiatan kampus yang aku ikuti semenjak berstatus mahasiswa tidaklah sedikit. Aku juga tidak jarang pulang kampus hingga pukul 8 malam hanya untuk lembur tugas. Aku tidak menargetkan bahwa semester ini IPku harus absolut. Wow, agak tidak mungkin bagiku ("agak tidak mungkin" masih "mungkin" kan?). Yah paling tidak bisa diatas 3 lah. Tapi ternyata kenyataan berkata lain. Teman-teman satu angkatan sudah pada heboh dengan IP dan aku tetap tidak bisa membuka akunku. Kesabaranku diuji dan aku membiarkan, bisa saja jaringan sedang padat karena semua oran sedang mengakses.

Namun saat aku melihat perolehanku, rasanya takjub. Benar-benar di luar dugaan. Beberapa mata kuliah yang aku ragukan aku bisa lolos, ternyata mendapat nilai yang baik. IPku diluar dugaan. Awal yang baik menurutku. Bukannya aku sombong, aku hanya ingin berbagai dan menghasut pembaca yang masih SMA agar memilih jurusan ini.



Sedikit cerita boleh ya? Banyak sih yang menanyakan padaku kenapa aku memilih jurusan ini. Akui saja, jurusan ini jurusan minor, jarang yang tahu dan hampir tidak terdengar. Banyak juga dari temanku yang menyayangkan mengapa aku tidak sekolah Ilmu Komunikasi saja, karena menurut mereka aku cerewet dan punya kemampuan di bidang itu. Ada beberapa alasan mengapa aku jatuh hati dengan Ilmu Informasi dan Perpustakaan:

1. Sedikit terpengaruh dengan blog seorang mahasiswa Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia yang pada salah satu postnya bercerita singkat seperti apa sebenarnya jurusan yang ia tekuni kini. Setelah aku baca, ternyata seru juga, tidak ada salahnya untuk memasukkan dalam list.

2. Lagi-lagi aku berpaham "berani beda itu perlu". Ketika banyak yang ingin masuk ke jurusan nomor wahid, aku memilih untuk jurusan yang masih minor ini. Siapa tahu, aku bisa menularkan banyak informasi mengenai jurusan ini sehingga tidak lagi dipandang sebelah mata.

3. Ayahku seorang kutu buku tulen. Punya banyak koleksi buku di rumah yang sayangnya tidak terorganisir. Sehingga untuk mencari sebuah buku, kami pun harus mencari-cari di pelosok rumah. Dengan aku bersekolah di jurusan ini, aku ingin membantu ayah dalam penataan bukunya sehingga temu-kembalinya menjadi cepat. Yah, anggap saja, bos pertamaku setelah aku lulus adalah ayahku hihi.

4. Karena jurusan minor di Indonesia, lagi-lagi aku memikirkan peluangku. Selain peluang untuk masuk PTN melalui SNMPTN, peluang yang aku perhitungkan adalah untuk mendapat beasiswa di luar negri. Sedikit yang kenal, suka, ataupun jatuh cinta maka kesempatanku semakin besar (AMIN!)

5. Kalau dilihat dari pendapat teman-teman yang menanyakan mengapa aku tidak mengambil Ilmu Komunikasi karena aku memiliki kemampuan di bidang itu, ya kalau memang begitu faktanya berarti aku bisa mengembangkan kemampuan ku di jurusanku, menjadi eksis karena aku bisa ngomong. Banyak juga kok yang mendukungku dengan kata-kata "Jadilah yang besar di tempat yang kecil sekalipun". Menandakan bahwa aku bisa setenar teman-teman dari jurusan mayor kan?

Itu sedikit tentang aku dan jurusanku. Niat terselubungnya sih ya biar ada yang mau memandang jurusanku bukan sebagai jurusan "cadangan". Tetap saja, pilihan ada di tangan pembaca, silahkan berselancar untuk mencari informasi lebih lanjut tentang jurusan ini. Kalau ada pertanyaan lebih lanjut, silahkan kontak aku melalui twitter atau facebook :)

3 comments:

  1. nice try!
    btw filsafat ilmu kok BC dik? susah banget ya? hehehe
    aku dapet matkul itu nanti kalo S2 kayaknya

    ReplyDelete
  2. thanks mbak :D itu terlalu tinggi untuk smt 1 .__.
    yah kalo filsafat itu karena emang akunya yang nggak ngerti2 kok mbak hihi

    ReplyDelete
  3. ganbatte !
    cuman orang hebat yang berani tampil beda.
    :)

    ReplyDelete