Tuesday, 31 January 2012

Two Days with Nurinos

Kami, aku dan Nurin, sudah kenal satu sama lain semenjak masih mengenakan seragam putih-merah.Rumah kami hanya beda gang. Kami pun juga berada dalam satu TPA (Taman Pendidikan Alquran). Dan aku pun kerap menganggapnya adik.

Hari Minggu tengah malam tepatnya, ada bbm masuk. Nurin rupanya. Yang bikin aku tambah kaget, apalagi kalau bukan karena ia secara tiba-tiba ngajaki nonton bareng! Acara keluar bareng Nurin sebenarnya bukan hanya sekali. Sudah sempat beberapa kali sejak kami SMP, karena kebetulan kami berada pada satu SMP yang sama.

Rencananya adalah hari Senin, setelah aku selesai kursus piano. Namun ternyata, keadaan berkata lain, walaupun aku tidak jadi kursus, tetapi hujan deras masih menghalangiku. Aku berusaha melawan dan tetap saja dia yang menang. Jas hujan sama sekali tidak membantu. Bukan, badanku tetap kering namun jarak pandangku terbatas. Untungnya, aku tiba di lokasi dengan selamat.

Berbeda denganku, Nurin terpaksa harus menunggu hingga hujan reda. Sekitar satu jam aku menunggu di lokasi sambil mendengarkan musik. Tiba-tiba seseorang menghampiriku dan itulah Nurin. Kami memutuskan untuk menonton Sherlock Holmes saat itu. Walaupun kami mendapatkan barisan bawah, tapi kami tetap menikmatinya.

Sebelum jam film diputar, kami berdua mencari cemilan. Aku membeli milk shake dan dia dengan chicken fillet. Di pujasera kami duduk dan berbicang macam-macam. Dari mengenai kegiatan sehari-hari, sekolah, membahas UN & SNMPTN, hingga masalah laki-laki.

Inilah yang aku suka. Kehangatan dimana dia menganggapmu teman yang baik. Tidak menyembunyikan apapun dan berkata apa yang memang ia ingin katakan. Menyenangkan.

Karena kala itu belum tuntas ceritanya, kami memutuskan untuk melanjutkan acara hang out pada keesokan harinya dengan destinasi yang berbeda. Yak, kami pergi ke Tunjungan Plaza, padahal sebelumnya kami berencana untuk mengunjungi pameran yang diadakan kedutaan Jerman. Well, kami tetap menuju TP.

Di TP, kami lebih banyak bercanda, keluar masuk toko, mengomentari banyak hal, bercerita dan tetap bercerita. Tetapi, namanya juga perempuan, tidak akan afdol apabila tidak berfoto hihi sayangnya saat itu aku lupa membawa kamera saku. Terpakasa kami menggunakan handphone sekedarnya. Memang sih, rencanya kami akan berfoto-box, tetapi mengingat hari itu merupakan hari libur sekolah, antriannya pun panjang nun mengular. Oke, foto sederhana pun tidak masalah. Dan....inilah foto kami ;))



Kami masih ingin sekali bertemu, masih ingin bertukar cerita. Ya, aku sudah menganggapp Nurin seperti adikku sendiri. love.

2 comments:

  1. friendship forever banget ya :')


    comment yuk http://intanemic.blogspot.com/2012/02/sekarang-jamannya-eksis-dengan-internet.html :D

    ReplyDelete