Monday, 28 November 2011

Untuk Kamu, Rekan Se-Fakultasku

Senin, sebelum jarum jam menunjukkan pukul 13.00. Sebelum mata kuliah 3 sks dimulai. Sebelum banyak mahasiswa memasuki ruang kelas.

Kotor. Tissu dimana-mana. Ada kaleng kripik kentang, botol minuman soda dan air mineral di lantai. Kursi tidak beraturan, mereka sebelumnya melakukan presentasi. Paper yang masih mulus tergeletak begitu saja diatas meja. Tidak dibawa ataupun diletakkan dengan rapi.

Jengah. Risih. Bagaimana bisa ketika menyandang predikat mahasiswa mereka begitu apatis dengan lingkungan sosialnya. Tak usahlah jauh-jauh berkoar-koar meneriaki pemerintah di jalan raya, lihat saja ruang kelasmu yang kamu biarkan kotor tidak tertata seusai kuliah. Tampaknya status sosial belum bisa menjadi parameter tingginya moral seseorang ya.

Bagaimana bisa kamu belajar dengan nyaman jika ruang kelasmu kotor dan tidak ada satupun dari kamu berinisiatif untuk membersihkan. Apakah ini yang nantinya disebut pemimpin? Ketika tidak mau peduli dengan lingkungan. Alasan mendasar mengapa tidak ada yang bergerak karena aku tahu, kamu pasti menjawab, "sudah ada cleaning service dan itulah tugas mereka." Bolehlah kamu berucap seperti itu, tetapi itu hanya membuatmu menjadi seseorang yang tampak manja dan lama-lama terbiasa dilayani.

Apa kamu hanya peduli dengan pendidikan saja hingga tidak menghiraukan sekitarmu? Apa semua yang kamu akan lakukan berdasar pada "nanti sudah ada orang yang mengerjakan"? Bagaimana bisa kamu memberikan label global citizen pada dirimu, membuang sampah pada tempatnya saja tidak bisa.


---


Terutama untuk mereka, rekan kampus se-fakultas, ingatkah kalian kalau fakultas kita diberi julukan SINGA? Singa berarti raja, dan raja tidak semena-mena melainkan bijaksana. Bijaksana termasuk peduli terhadap kebersihan disekitarmu. Semoga kamu sadar bahwa sebenarnya kampusmu tidak cukup nyaman untuk dijadikan tempat nongkrong.

No comments:

Post a Comment