Saturday, 10 September 2011

Kung Fu Panda 2

Wups, bunch of sorry baru bisa ngasih review soal film animasi lucu ini padahal aku sudah nonton sekitar dua minggu yang lalu hihi.


Film ini dimulai dari alkisah mengenai negri tirai bambu, Cina yang dahulu kala dipimpin oleh sepasang merak yang bijaksana. Awal kemajuan mereka pun sejak ditemukannya kembang api atau fireworks. Raja kala itu memiliki putra yang bernama Shen yang nantinya akan meneruskan tahta kerajaan. Namun, peramal kerajaan melihat sisi lain dari Shen. Pangeran muda itu punya sisi gelap yang ia temukan dalam kembang api. Mencoba memperingatkan Shen, namun ia menolak. Ia merasa bisa lebih kuat dan menguasai seluruh Cina dengan kekuatan yang ia temukan. Raja pun tak dapat berbuat banyak. Shen diusir dari kerajaan.


Waktu pun kembali di masa Lima Pendekar beserta Dragon Warrior . Di saat mereka sedang berlatih, salah satu desa diserang oleh prajurit Shen. Tentu para jagoan tersebut harus menolong dan membasmi kejahatan. Mereka pun berhasil menyelamatkan desa sebelum akhirnya Po, si panda imut Dragon Warrior dikalahkan. Po merasa melihat ibunya saat secara tak sengaja memandang sebuah simbol pasukan Shen.

Po pun bingung, apa yang sebenarnya terjadi, siapa sebenernya dia. Kembali ke Tuan Ping, ayah yang seekor angsa dan pedagang mi, ia bertanya asal muasal dirinya. Tuan Ping akhirnya mengatakan bahwa ia bukanlah putra kandungnya *sudah pasti, mana mungkin angsa beranak panda -___-*. Po ditemukan di depan kedai mi miliknya saat Tuan Ping mengambil pasokan sayuran yang diantarkan padanya hari itu. Saat Po bertanya darimana dia berasal, ayah angsanya tidak dapat menjawab.

Di tempat lain, Shen berhasil menduduki rumahnya dahulu setelah mengalahkan Master Ox. Senjata besar yang selama ini dia buat diam-diam diletakkannya di sekeliling istana. Dia merasa bahwa sebentar lagi, dia bisa menduduki jabatan yang seharusnya sudah ia terima sejak meninggalnya orang tua mereka. Peramal kerajaan menyangkal hal itu. Peramal itu mengatakan bahwa jika ia tetap jahat, akan datang ksatria yang akan mengalahkannya. Seperti halnya yin dan yang.

Tentu Shen tidak percaya. Karena berdasar warna pada yin dan yang yang hitam dan putih berarti panda, ia merasa sudah membunuh semua panda disaat pelariannya itu. Peramala itu menyangkal lagi. Shen tidak membunuh untuk menghilangkan jejak yin dan yang, dia membunuh untuk membuktikan ksatria yin dan yang.

Shen pun memulai pertempuran, ia menghancurkan kota dengan senjata kembang api miliknya. Po dan Lima Pendekar tentu tidak bisa diam begitu saja melihat Cina digempur dan dihancurkan. Dimulailah perjalanan mereka kesana. Di tengah perjalanan pun, tak jarang Po melihat mimpi itu, yang sama ketika ia dipukul oleh pasukan Shen. Ia bingung apa yang sebenarnya terjadi.

Singkat cerita mereka berhasil mencapai istana Shen dan bertemu langsung dengan Shen. Kembali Po dihantui oleh tanda yang sama dan Shen terus menakut-nakutinya. Jagoan itu pun terpaksa terpojok dan untungnya masih bisa selamat, namun tidak dengan Po. Apakah Po masih bisa diselamatkan demi keutuhan Cina? Apa yang sebenarnya terjadi dengan Po? Darimana Po berasal?

----

Kung Fu Panda selalu bisa membuat penontonnya tertawa renyah. Apalagi yang kedua, tidak mengurangi apapun, malah kualitas gambarnya semakin baik. Adegan-adegan lucu dan kocak sudah menjadi hidangan selama film ini diputar. Hal itu yang menjadi daya tarik lainnya selain karakter Po yang imut-imut sebagai Panda.

Saat credit titile tanda habisnya film, disitulah diceritakan bagaimana Po bisa sampai di kedai Tuan Ping. Dan disitulah aku baru sadar kalau film ini, mengadaptasi cerita klasik Momotaro yang sebenarnya berasal dari Jepang. Coba saja dianalogikan :) Po adalah si anak buah persik atau Momotaro (tetapi Po tidak dengan buah persik, melankan radis) yang "hanyut" hingga suatu tempat. Ia dirawat hingga besar dan kuat. Letak istana Shen dengan tempatnya berlatih sama halnya denga letak tempat Momotaro tinggal dengan Pulau Setan yang begitu jauh. Sewaktu Po akan pergi ia diberi bekal oleh Tuan Ping, sama dengan Momotaro yang diberi onigiri oleh Kakek dan Nenek.

Menghibur dan bagus! Itulah pendapatku mengenai film ini setelah untuk beberapa minggu harus tertunda menontonnnya hihi. Sama sekali tidak rugi, apalagi yang berhasil mendapat tiket 3D, karena efeknya pun sangat keren. Cepat tonton ini sebelum kamu kalah gaul :p

No comments:

Post a Comment