Tuesday, 27 September 2011

General Knowledge

Oh hey, aku sedang berada di perpustakaan kampus B Universitas Airlangga dan tengah menghabiskan waktu sembari menunggu kelas filsafat. Posting kali ini sebenarnya sudah sangat ingin aku sampaikan namun apa daya, karena baru 3 minggu merasakan yang namanya kuliah, jadilah terbengkalai menata waktu hihi.

Nggak cuman kali ini aja aku ngerasain manfaat dari membaca berbagai macam refrensi, entah itu fiksi maupun non-fiksi. Semula sewaktu masih di bangku SMA, aku memang malas untuk membaca literatur wajib. Nggak jarang nekat untuk tidak membaca padahal keesokan harinya ada kuis. Sekarang, aku ngerasa kalau minat baca akan literatur wajib harus lbih ditingkatkan, karena proses pembelajaran di perguruan tinggi tidaklah sama dengan sekolah.

Pacar, kakak sepupu, dan beberapa senior pun mengatakan bahwa kuliah itu sebenarnya tidak terlalu asik, tidak seperti apa yang dibayangkan oleh adik-adik SMA. Dosen hanya masuk, tanpa ba-bi-bu langsung membuka percakapan kelas dengan, "Ada yang ditanyakan?". Atau bahkan mungkin langsung membuat kejutan dengan kuis mendadak layaknya siaran televisi. Ada juga yang bilang kalau di bangku kuliah, pengajar hanya memberikan garus besar selanjutnya mahasiswa harus membaca sendiri.

Awalnya aku kaget dengan penjelasan seperti itu. Aku yang menyadari bahwa minat bacaku tidak se-super sahabat dan orang tua ku menjadi agak ketar-ketir (khawatir). Bagaimana jika sewaktu-waktu ada kuis mendadak, ada post-test, atau serentetan serangan dadakan lainnya.

Sudah 3 minggu aku merasakan kuliah. Sejauh ini aku sendiri masih meraba-raba, bahkan belum punya buku pegangan. Apa yang aku baca kebanyakan adalah artikel dari web atau e-book yang aku unduh berdasar beberapa kata kunci yang aku dapatkan. Jadilah sementara ini aku sering sekali bolak-balik bertanya kepada google.

Tetapi, selama perkuliahan berlangsung, tidak hanya ilmu yang kita dalami, ternyata apapun yang aku baca selama ini berguna sekali. Entah itu untuk menganalogikan sesuatu, menjawab, merespon, membentuk argumen, dsb. General knowledge atau pengetahuan umum yang selama ini aku dapatkan, baik dari sekolah, browsing, membaca sendiri dari majalah, begitu terpakai disini.

Contohnya saja ketika mata kuliah Pengantar Ilmu Informasi dan Perpustakaan, ibu dosen waktu itu menjelaskan seklumit tragedi mengapa perpustakaan di Indonesia masih dipandang sebelah mata. Beliau mengungkapkan bahwa hal ini terjadi karena dari kecil, pengajar membiasakan muridnya untuk menjawab seperti apa yang ia katakan. Paten. Jika ada murid yang menjawab tidak sama dengan jawaban pengajar, walaupun jawaban itu benar, bisa jadi nilai murid akan berkurang. Pendapat serupa pernah aku dapat dari salah satu opini di majalah. Disana, si penulis menyatakan kalau kebanyakan lembaga pendidikan di Indonesia "mencetak" generasi baru, bukannya "membuat". Mencetak disini berarti sudah ada cetakan dan yang akan dicetak. Sayangnya cetakan tersebut jarang sekali di-upgrade padahal ilmu pengetahuan berkembang terus menerus. Jadilah, banyak followers dan sedikit inovator.

Manfaat general knowledge lainnya terasa ketika aku mengikuti kelas filsafat ilmu. Asal muasal, makna, hingga arti filsafat berasal dari Yunani kuno. Pak dosen ketika itu membeberkan sedikit soal mitologi Yunani, dan tahukah anda, aku berminat dengan topik satu ini. Langsung saja mataku kembali cerah (maklum, kelas filsafat diadakan pada siang hari -___-), aku merasa nyambung dan ngerti apa yang dibicarakan oleh pak dosen.

Dari situ aku mulai membenarkan apa yang dikatakan oleh Pak Bagong, salah satu dosen Sosiologi Universitas Airlangga, yang mengatakan bahwa apapun yang kita baca pasti ada manfaatnya. Dan itu benar!  Jadi mulai saat itu, aku tertarik dan menjadi semakin tertarik dengan beberapa artikel, entah itu nyambung dengan disiplin ilmu yang aku pelajari atau tidak. Karena ternyata, semua itu berguna.

Buat teman-teman yang masih males dan merasa bahwa literatur kuno seperti buku, membosankan, sebenarnya malah membuka banyak kesenangan. Disamping itu usahakan membaca secara rutin topik-topik hangat setiap harinya agar tidak dicap outdated.Sudah mahasiswa, harusnya kulakan informasi sendiri dong :--)

No comments:

Post a Comment