Friday, 8 July 2011

Officially!

well, saya ngabur beberapa hari ini karena kesibukan saya sebagai calon mahasiswa baru (camaba). mulai dari mengurus pra-daftar ulang yang *ehem* menguras emosi sampai tes bahasa Inggris yang molor setengah jam. curious? ;---)

first day of pre-re-registering, saya sudah stand by di Audiotorium Kampus C Unair. RAMAI! itulah yang saya lihat. wali murid dan camaba sudah bergerombol mengerubungi meja loket verifikasi. Butuh waktu yang tidak lama namun tidak sebentar, akhirnya antrian menjadi tertib. saya langsung meletakkan berkas saya dan menunggu untuk dipanggil. berkas sudah diperiksa kelengkapannya, saya diperbolehkan menuju loket penentuan SP3 atau bahasa gaulnya, "uang gedung".

Di dalam terjadi perdebatan yang cukup alot. Ayah saya, yang memang hanya seorang PNS bergolongan 3a, ditekan agar membayar lebih tinggi dari standar. Tetntu, ayah saya menolak. Penghasilan beliau tidak melebihi 7,5 juta rupiah, terlebih lagi, hanya beliau yang mencari uang karena ibu saya hanya seorang ibu rumah tangga.

Loket pertama tidak bisa menangani sehingga kami di"lempar" ke meja direktur keuangan. disitu juga terjadi penekanan. sampai-sampai terdengar ancaman bahwa saya akan dikeluarkan apabila terbukti memiliki penghasilan lebih dari 7,5 juta rupiah setiap bulan. Berani karena benar, takut karena salah. Ayah saya balik membalas tak kalah tajam. Beliau bersedia diverifikasi secara terbuka, dengan verifikator dari mana saja. Tentu ayah berani karena memang kami tidak berbohong. Memang begitulah adanya.

Sudah usai dengan penentuan berapa banyak yang harus kami bayar, 2 hari kemudian saya kembali ke gedung tersebut, melakukan pendaftaran ulang. Karena ada suatu hal saat melakukan pembayaran di bank, kami datang agak siang. Saya dan ibu bergegas menuju kampus C, mengambil nomor antrian. Yak, dan kami pun mendapatkan giliran masuk ke dalam sekitar pukul 13.00 WIB.

Sembari menunggu, ibu mengajak ngobrol siapapun yang berada di sebelahnya. Saya juga ikutan nimbrung hingga akhirnya giliran saya untuk masuk.

Di dalam terdapat 5 loket, loket A hingga E. Pertama, saya dan pendaftar lainnya harus menuju loket A untuk menyerahkan beberapa berkas, memeriksa kebenaran berkas tersebut. Di sini saya agak sebel juga sih, seseorang yang di depan saya entah dia terlalu grogi atau memang dari sananya agak "lemot". Ketika ditanya petugas untuk menyerahkan berkas, dia tampak bingung. Dia bertanya-tanya apa maksud pertanyaan petugas. okay -_______- saya sempat menggumam di dalam hati kenapa dia tidak membaca persyaratan dan membuat bendelan berkas agar lebih mudah dibaca petugas. okay dia lemot. -______- #frontal #cuek.

Di loket B, saya melakukan verifikasi sidik jari. Tentu gunanya untuk absensi kelas. Kemudian berpindah ke loket C. Disini saya mencoba atau fitting jas almamater. Dengan sekali lihat, petugas sudah tahu saya mengenakan ukuran S. yak! dan ternyata dia benar, ukuran S sangan pas dengan saya. Loket D saya melakukan pemotretan untuk KTM atau Kartu Tanda Mahasiswa. Good hair day! Saya sudah mempersiapkan rambut saya agar mudah ditata :))) *namanya juga cewek* dan akhirnya sampai juga di loket E, loket terakhir. Di loket ujung ini saya diberi jadwal kapan harus melakukan tes kesehatan dan tes bahasa Inggris.

---

Tes kesehatan dilakukan di Rumah Sakit Pendidikan Unair. Berlokasi di kampus C juga. Saya kebagian gelombang 3, pukul 09.30. Pertama kami digiring menuju lantai 2, mengisi form yang diberi petugas dan langsung menuju ruangan untuk memeriksakan kesehatan telinga. Setalah itu baru kami meuju ruang selanjutnya dan menjalani tes bisik.

Tes bisik. Saya agak grogi juga mengingat saya terlalu sering menggunakan earphone unutk mendengarkan musik, saya takut tidak bisa mengikuti tes dengan baik. Jadi begini, dokter atau penguji akan membisikkan kata-kata di salah satu telinga sedangkan telinga yang lain ditutup kemudian saya harus menirukan apa yang dibisikkan tersebut.

Selesai dengan tes bisik, kami langsung digiring menuju spot tes mata. Seperti tes pada umumnya, kami harus membaca deretan huruf dari jarak tertentu dan salah satu mata tertutup. Ternyata mata saya masih normal! :D Lanjut menuju tempat tes buta warna, selain tes buta warna, saraf mata kami diperiksa. yak, saya tidak buta warna B--)

Tes kesehatan berjalan lancar! :D

---

Esoknya saya harus mengikuti tes kemampuan berbahasa Inggris atau disebut dengan ELPT. Saya mendapat giliran pukul 10.25 di Ruang F. Oke, saya sudah tiba sekitar 30 menit sebelum masuk.

Briefing di dalam ruangan pun dipandu dari radio sentral. Setelah itu text book dan lembar jawaban pun dibagikan. Seperti kebanyakan tes sejenis ini, bagian pertama adalah mendengar atau listening. Terjadi kesalahan teknis yang berakibat molornya waktu ujian selama 30 menit. Untunglah, untuk bagian-bagian selanjutnya berjalan lancar tanpa hambatan. Tes berjalan kurang lebih selama 2 jam dan selama tes kami tidak diperkenankan keluar ruangan mengingat waktu antar bagian begitu cepat.

Alhamdulillah, semua urusan selesai :----D
yey, I'm officially a college girl now B---)

No comments:

Post a Comment