Sunday, 6 February 2011

hzboy


"kenapa kok dipanggil hzboy?"
(baca:hezboy)

pertanyaan itu dilontarkan seorang teman di hari Jumat (4/02) lalu ketika saya sedang menulis di papan tulis kelas. Kemudia seseorang memanggil saya dengan panggilan tersebut. Saya pun hanya membalas, "itu panggilan dari kelas X.".

Saya, sebenernya merasa bingung dengan nama panggilan yang diberikan orang tua dan teman-teman saya . Karena pada tiap jenjang pendidikan, saya punya nama panggilan yang berbeda-beda, sungguh. Dan hal itu saya manfaatkan unutk mengetahui darimanakah saya mengenal teman tersebut, ya, hanya berdasarkan bagaimana dia memanggil saya.


Ketika saya masih TK-SD, saya dipanggil "Titi". Oleh karena itu, teman-teman, keluarga, dan tetangga saya memanggil saya dengan nama itu. Hingga kini pun tetap seperti itu. Maka dari itu, saya meminta teman-teman yang mengenal saya dari keciiiil untuk memanggil saya dengan panggilan "Titi", bukan "Hesti" atau "Hestia". Tidak terbiasa saja mendengar mereka menyebut namaku seperti itu


Duduk di bangku SMP, dimana jelas sudah SMP saya jauh dari rumah dan tentunya sedikit teman-teman SD saya yang memilih untuk sekolah disana, saya memiliki panggilan baru lagi. Berawal dari teman-teman 1 antarjemput ketika itu. Mereka bilang kalau memanggil saya dengan nama depan saya, akan lebih panjang dan mereka kurang suka itu.

Awalnya mereka hanya iseng bertanya, "kenapa kok orang tidur mesti 'zzzz'? Kenapa kok nggak 'xxx'?".
Berawal dari situlah kemudian mereka lebih suka memanggil saya dengan, "hz" (baca: hez, seperti satuan frekuensi)


Jenjang berikutnya dan yang hingga kini masih saya sandang, teman-teman kelas X memanggil saya dengan sebutan "hzboy" bukan tanpa alasan. Pertama, karena panggilan sejak SMP, saya sering menamai alat tulis saya hanya dengan dua huruf itu, "H" dan "Z". Kemudian mereka menambahkan kata "boy" karena .... menurut mereka saya bertingkah seperti bocah laki-laki

tapi tidak semua teman yang saya kenal disaat saya berstatus pelajar SMA tahu akan panggilan ini. Saya biasanya mengenalkan diri saya sebagai "Hesti" ketimbang "hzboy", karena itu lebih sopan dan lagipula itu jelas-jelas berasal dari nama depan saya

Untuk kalian yang ingin memanggil dengan panggilan "hzboy", saya tidak mempermasalahkan kok Saya malah meminta teman-teman sekelas untuk memanggil saya dengan "boy". Bukan saya ingin dianggap sebagai bocah laki-laki, tapi karena di kelas saya, ada yang namanya mirip dengan saya. Sehingga menjadi rancu satu sama lain ketika kami dipanggil salah satu

2 comments:

  1. Sama seperti saya, bahakan saya mempunyai banyak nama,
    Seingat saya mereka memanggil saya ihsan, isan, sandi, putra, ican, icang, dan acan...
    Nama asli saya akhir-akhir ini malah jarang dipake...
    Hiks...

    ReplyDelete
  2. punya nama alias emang enak ga enak...#pengalamanpribadi.com

    ReplyDelete