Wednesday, 16 June 2010

Mau Dibawa Kemana?

aku ga bakalan nulis lirik lagunya Armada kok *haha*

Nunggu maghrib hari ini, awalnya aku nggak ikut-ikutan dalam percakapan antara mama dengan adek-adekku yang bakalan daftar buat masuk SMP. Aku sendiri juga bingung kok aku bisa ikutan ya? *haha*

Yaaa percakapan terus mengalir hingga akhirnya mama cerita tentang beberapa teman-temannya, entah semasa SMA atau sewaktu di Perguruan Tinggi. Mama cerita banyak tentang mereka, tentang perjuangan mereka agar bisa meneruskan pendidikan yang sesuai dengan minat, tak peduli cemooh dan tawa mengejek dari orang lain.

Mama pun berpesan buat kami --aku dan adek-adekku-- , agar nanti sekolah sesuai dengan minat dan kemampuan, jangan mudah terpengaruh teman, jangan mau ditaklukan gengsi.
Iya aku tahu itu. Aku mengerti apa yang mama ucapkan sore itu. Mama cuma gamau anak-anaknya menyesal di tengah jalan sewaktu mengenyam pendidikan di tingkat yang lebih tinggi.

Sore itu, aku juga lagi-lagi kepikiran, akan dibawa kemanakah ilmu yang aku dapatkan semasa aku SMA?
UKK sudah aku jalani, dan artinya sebentar lagi aku bakal berada di kelas XII atau kelas 3. Tapi sayangnya, hingga kini aku belum bisa menemukan jurusan yang tepat, jurusan yang benar-benar aku minati untuk masa depanku nanti.

Tapi sejauh ini aku sudah menyempitkan tujuanku. Tidak lagi yang masih dalam konteks umum. Aku sudah membuat klasifikasi sederhana.
Sesuai dengan jurusan aku kini, IPA, aku ga mau sekolah dengan banyak hapalan. Aku juga menyadari kekuranganku bahwa aku tidak bisa menggambar. Benar-benar tidak bisa. Maka dari itu, aku gamau sekolah yang ada menggambarnya.

Paling mentok ya sekolah yang isinya ngitung. Dari awal aku memang lebih suka berhitung daripada menghafal dan menggambar. Walaupun suka ngitung, aku masih ga bisa ngitung cepet lo *haha konyol*

Sore itu sebelum maghrib, mama sedikit membuatku lega karena menyerahkan keputusan seluruhnya buat anak-anaknya. Iya aku tau, aku masih perlu bimbingan beliau, karena pengalaman hidupku memang tidak banyak.
Dan yang aku butuhkan sekaranga adalah waktu berdua dengan mama. Membicarakan sekolahku nantinya
Karena aku tidak mau menyesal ketika sudah berada di tengah-tengah perjalanan.

:)

No comments:

Post a Comment