Friday, 18 June 2010

Karate Kid


semua pasti tau lah film yang lagi diputer di bioskop saat ini.
yang kali ini dibawakan oleh Jackie Chan dan Jaden Smith.

sebenernya film itu merupakan film remake dari film dengan judul yang sama di tahun 1984.


yak, ini posternya.
aku udah liat, tapi waktu aku kecil sih haha

kalo menurutku, Karate Kid 2010 (aku nyebutnya gitu aja ya) agak salah judul. Harusnya Kung Fu Kid, karena si Dre (Jaden Smith) belajar Kung Fu, bukan karate. Memang, Dre dan ibunya pindah ke Cina, yang merupakan asal dari seni bela diri Kung Fu. Sedangkan Karate berasal dari Jepang.

Oke, aku nggak akan membahas tentang perbedaan antara The Karate Kid yang dulu maupun yang sekarang.

Setiap film pasti membawa pesan moral. Nah, hal itu yang pengen aku bahas.

Yang aku dapetin dari film itu lumayan bagus sih, dan menurutku cocok untuk orang timur seperti kita. Contohnya aja tentang attitude atau perilaku atau sikap.

Di film ini, Dre selalu malas dan merasa terpaksa untuk menggantungkan jaketnya. Hingga akhirnya dia belajar Kung Fu kepada Mr. Han. Selama belajar inilah tanpa sadar dia juga beajar mengenai perilaku kepada orang yang lebih tua. Selain itu dia juga belajar untuk nggak asal masuk rumah orang tanpa izin.

Yang aku suka adalah mengenai menghormati orang lain. Walaupun dia itu musuhmu, tetaplah untuk menghormatinya. Mr. Han juga bilang kalo sebenarnya Kung Fu itu untuk perdamaian, bukan untuk memancing perang.

Belum lagi tentang filosofi kehidupan. Aku lupa kalimat pastinya seperti apa, yang aku tangkep gini: Hidup akan menghancurkanmu, kamu tinggal memilih untuk tetap bangkit atau jatuh.

iya memang, kalo kita nggak berusaha sama sekali, hidup yang akan menghancurkan kita. Sedikit usaha juga sudah membantu kita untuk bangkit supaya nggak kalah sama hidup.

ada juga kutipan dari bahasa mandarin, tapi aku lupa gimana mandarinnya haha. kalo diterejemahkan jadi: Semua yang berlebihan adalah hal yang buruk
memang, berlebihan latihan akan membuat kita bertambah lelah, dan akhirnya malah nggak bisa maju buat tampil. Berlatih secukupnya, jangan melebihi batas kemampuan kita agar tidak terjadi kesalahan yang fatal.

oya, endingnya so sweet lo :')
Cheng --musuh bebuyutan si Dre-- akhirnya kalah karena tendangan dari Dre pada Turnamen Kung Fu terbuka. Otomatis Dre yang keluar sebagai pemenang, padahal Cheng yang sangat ingin menang dan melukai Dre.
Sewaktu host akan memberikan piala, Cheng meminta agar ia yang menyerahkan trophy kepada Dre. Akhirnya mereka berjabat tangan layaknya teman lama.
Yang aku dapet dari scene ini adalah meskipun kita kalah telak, tetap sportif, jangan mencari kambing hitam agar kita yang menang. Akuilah kekalahan kita, dan buat itu sebagai cambuk agar kita bisa lebih maju nanti.

Kurang lebih seperti itulah yang aku dapetin.

But overall, film ini cukup menghibur kok :)

No comments:

Post a Comment